Other posts you might like...

Salah satu komoditas unggulan Perikanan Budidaya Kabupaten Pangandaran adalah Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii). Nilai jual serta permintaan pasar yang tinggi membuat komoditas ini menjanjikan untuk dikembangkan sebagai produk unggulan khususnya di Kabupaten Pangandaran. Hal ini juga didukung oleh kementrian kelautan perikanan yang mencanangkan Bawal Bintang sebagai komoditas unggulan perikanan budidaya.

Dr. Ir. Rita Rostika, MP., Dosen sekaligus Ketua Program Studi Perikanan PSDKU Pangandaran, ikut berkontribusi dalam inisiasi pusat budidaya laut Pangandaran khususnya pada komoditas Bawal Bintang melalui riset pengembangan Enzim Padjadjaran yang terbukti dapat mempercepat pertumbuhan Bawal Bintang. Pada penelitian yang dibiayai oleh Hibah Penelitian Terapan Dikti ini, terbukti bahwa dengan kadar konsentrasi enzim yang berbeda ternyata memberikan hasil pertumbuhan yang jauh lebih cepat dengan tingkat Survival Rate (SR) sangat tinggi. Hal ini tentunya akan menguntungkan bagi para pembudidaya karena  masalah utama dalam budidaya bawal bintang adalah pertumbuhannya yang relative lambat.

Enzim Padjadjaran
Enzim Padjadjaran
Potensi Pangandaran
Dr. Ir. Rita Rostika, MP.

Enzim Padjadjaran yang dikembangkan oleh Dr. Ir. Rita Rostika, MP., merupakan bahan pakan tambahan yang mengandung enzim protease papain dan metabolit sekunder saponin. Perpaduan bahan alami yang diproses secara ramah lingkungan ini terbukti dapat meningkatkan performa pertumbuhan berbagai jenis ikan baik tawar, payau maupun laut. Sebelum ini, penelitian penggunaan Enzim Padjadjaran ini telah dilakukan pada jenis ikan lain seperti Kerapu Cantang dan Kakap Putih yang bekerjasama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.  Selain itu Enzim Padjadjaran juga membantu menjaga immunostamulan ikan sehingga lebih tahan terhadap penyakit.

Pengembangan produk yang dilakukan oleh dosen di lingkungan Program Studi Perikanan PSDKU Pangandaran Unpad menjadi salah satu sarana yang baik bagi mahasiswa untuk belajar dan melakukan riset. Adanya kegiatan simbiosis mutualisme antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu strategi dalam pembelajaran di luar kelas dan menyiapkan sarjana yang unggul di bidang perikanan.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *